Fungsi Media Pembelajaran
Ada enam fungsi pokok media pembelajaran dalam proses belajar
mengajar menurut Nana Sudjana (1998: 99-100).
a. Sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang
efektif.
b. Media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan
situasi mengajar. Ini merupakan salah satu unsur yang harus
dikembangkan oleh seorang guru.
c. Dalam pemakaian media pengajaran harus melihat tujuan dan bahan
pelajaran.
d. Media pengajaran bukan sebagai alat hiburan, akan tetapi alat ini
dijadikan untuk melengkapi proses belajar mengajar supaya lebih menarik
perhatian peserta didik.
e. Di utamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar serta dapat
membantu siswa dalam menangkap pengertian yang disamapaikan oleh
guru.
f. Penggunaan alat ini diutamakan untuk meningkatkan mutu belajar
mengajar.
xxi
Menurut Kemp dan Dayton (1985: 28) dalam Azhar Arsyad (1996:
20-21), ada tiga fungsi utama media pembelajaran adalah untuk:
a. Memotivasi minat atau tindakan
Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pengajaran dapat direalisasikan
dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah
melahirkan minat dan merangsang para siswa.
b. Menyajikan informasi
Isi dan bentuk penyajian ini bersifat amat umum, berfungsi sebagai
pengantar, ringkasan atau pengetahuan latar belakang. Penyajian dapat
pula bebrbentuk hiburan, drama, atau teknik motivasi. Ketika mendengar
atau menonton bahan informasi, para siswa bersifat pasif. Partisipasi yang
diharapkan dari siswa hanya terbatas pada persetujuan atau ketidak
setujuan mereka secara mental atau terbatas pada perasaan tidak kurang
senang, netral atau senang.
c. Memberi intruksi
Media berfungsi untuk tujuan intruksi di mana informasi yang terdapat
dalam media itu harus melibatkan siswa baik dalam benak atau mental
maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat
terjadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar