Jika kita
mengamati sesuatu yang ada disekitar kita seperti majalah, iklan, papan
informasi, kita akan menemukan banyak gagasan untuk merancang bahan visual yang
menyangkut penataan elemen-elemen visual. Tatanan elemen-elemen itu harus dapat
menampilkan visual yang dapat dimengerti, terang/dapat dibaca, dan menarik
perhatian sehingga mampu menyampaikan pesan yang diinginkan oleh penggunaannya.
1.
Kesederhanaan
Secara umum kesederhanaan itu mengacu kepada jumlah
elemen yang terkandung dalam suatu visual. Jumlah elemen yang lebih sedikit
memindahkan siswa untuk menangkap dan memahami pesan yang disajikan visual itu.
Kata-kata harus memakai huruf sederhana, dengan huruf mudah terbaca dan tidak
terlalu beragam dalam tampilan visual. Kalimat-kalimat harus ringkas, tetapi
padat dan mudah dimengerti.
2.
Keterpaduan
Keterpaduan
mengacu pada hubungan yang terdapat diantara elemen-elemen visual yang ketika
diamati akan berfungsi secara bersama-sama. Elemen-elemen itu harus saling
terkait dan menyatu sebagai suatu keseluruhan sehingga visual itu merupakan
suatu bentuk menyeluruh yang dapat dikenal, dapat membantu pemahaman pesan dan informasi
yang dikandungnya.
3.
Penekanan
Konsep yang
disajikan memerlukan penekanan terhadap salah satu unsur yang menjadi pusat
perhatian siswa, dengan menggunakan ukuran, hubungan-hubungan perspektif warna
atau ruang penekanan dapat diberikan pada unsur yang terpenting.
4.
Keseimbangan
Bentuk atau
pola yang dipilih sebaiknya menempati ruang penayangan yang memberikan persepsi
keseimbangan-keseimbanganmeskipun tidak seluruhnya simetris. Keseimbangan yang
seluruhnya simetris disebut keseimbangan formal dengan menampakkan dua bayangan
visual yang sama dan sebangun yang cendrung tampak statis, sedangkan
keseimbangan informal tidak seluruh simetris yang memberi kesan dinamis dan
menarik perhatian.
5.
Bentuk
Bentuk yang
aneh dan asing bagi siswa dapat membangkitkan minat dan perhatian oleh karena
itu pemilihan bentuk sebagai unsur visual dalam penyajian pesan perlu
diperhatikan.
6.
Garis
Garis
digunakan untuk menghubungkan unsur-unsur sehingga dapat menuntun perhatian
siswa untuk mempelajari suatu urutan-urutan khusus.
7.
Tekstur
Tekstur
adalah unsur visual yang dapat menimbulkan kesan kasar atau halus yang dapat
digunakan untuk penekanan unsur, seperti warna.Tekstur dapat digunakan untuk
penekanan suatu unsur seperti halnya warna.
8.
Warna
Warna
digunakan untuk memberi kesan pemisahan, penekanan, untuk membangun
keterpaduan, mempertinggi tingkat realisme objek, menunjukkan persamaan dan
perbedaan, dan menciptakan respons emosional tertentu. Ada tiga hal penting
yang harus diperhatikan dalam menggunakan warna yaitu:
a)
Pemilihan
warna khusus (merah, biru, dan sebagainya).
b)
Nilai warna
yaitu tingkat ketebalan dan ketipisan warna itu dibandingkan dengan unsur lain
dalam visual tersebut.
c)
Intensitas atau
kekuatan warna untuk memberikan dampak yang diinginkan.
[1] Azhar, Arsyad , Media
Pengajaran, Cet. 1, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1997. Hal 113
[1] Ibid, hal 107-113
Tidak ada komentar:
Posting Komentar